Black Mirror S3E4 – San Junipero

Saya memiliki pandangan yang agak mirip antara “San Junipero” dengan “White Christmas”. Semuanya mengenai kesadaran atau awareness, dan lebih dalam lagi, mengenai jiwa manusia.

Tak pelak “San Junipero” membuat saya kembali merenungi tentang bagaimana jika pada suatu masa manusia dapat meng-capture kesadaran atau jiwa manusia dan menyimpannya dalam satu container?

Lagi-lagi saya bertanya saat ini, “apa itu kesadaran?”, “apa itu jiwa?” Bagaimana kita memahami kesadaran itu sendiri? Dari sisi agama at least di agama saya yaitu Islam, ketika manusia mati secara fisik, maka dirinya sebetulnya masih “tersadar” untuk menerima semua pengalaman-pengalaman afterlife seperti mempertanggung-jawabkan tindakannya selama masih hidup di dunia, dan lain sebagainya.

Jika demikian, berarti yang disebut dengan “kesadaran” adalah sesuatu yang tidak terikat dengan fisik atau body seseorang. Kesadaran sepertinya lebih tinggi dan lebih astral daripada batasan-batasan fana yang ada.

Kembali ke pertanyaan saya sebelumnya, bagaimana jika umat manusia mampu meng-capture kesadaran ini dan menyimpannya, atau bahkan mengutilisasinya sesuai kebutuhan? Akankah umat manusia mencapai status immortal? Jika suatu waktu terjadi kepunahan di bumi, kemana perginya kesadaran-kesadaran umat manusia?

God, so many question.

On Being A Coach

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: