Category: Personal Insight

Keeping The Faith, The Discipline

Ketika kita memulai suatu kebiasaan baru dalam rangka membuat diri kita lebih disiplin, tantangannya adalah tetap menjalani apa yang dijanjikan pada diri sendiri, tidak peduli seberapa shitty diri ini tengah merasa, tidak peduli seberapa malas dan zero will-power kondisi kita saat itu. Dua minggu sudah saya menjalani regime baru yang saya sendiri cukup surprise saya…

Read more Keeping The Faith, The Discipline

Sic Parvis Magna

Pertama kali mendengar istilah ini saat saya main game The Uncharted 4. Artinya “Greatness from a Small Beginning” atau “Kejayaan dimulai dari awal yang sederhana/kecil”. Somehow saya pernah juga mendengar quote yang mirip waktu menonton film Kera Sakti. Saat itu Pendeta Tong Sam Chong yang berkelana ke barat kurang lebih berkata, “Perjalanan ribuan kilometer ke…

Read more Sic Parvis Magna

The Crippled Boy

The boy walks He needs to keep on walking Because he walks on the treadmill made of time The boy may stand still, but the treadmill keeps on rolling Because the treadmill stops for no man, nor any boy The boy walks Now crippled with less possession to his own hearts Because somehow it is…

Read more The Crippled Boy

[Old-Post] I love you. And I want you to love me. That’s why I bullshit you everyday.

Banyak tulisan telah dibuat mengenai kepercayaan dan cinta, yang menyatakan bahwa apabila kita bisa membangun hubungan yang penuh cinta dan kepercayaan, maka kita bisa saling jujur satu sama lain. Aku justru mempercayai yang sebaliknya. Memang enak ketika aku bisa mencintai sekaligus mempercayai seseorang, tetapi jika aku tidak merasakan ini, apa yang bisa aku lakukan ?…

Read more [Old-Post] I love you. And I want you to love me. That’s why I bullshit you everyday.

Mata yang Menipu

Kita tidak bisa mempercayai mata ini sepenuhnya. What is seen deceives you. Sedihnya, kita cenderung mengambil kesimpulan yg begitu decisive terhadap emotional state solely based on what is happening before our eyes. Ditambah dengan kecanduan kita terhadap social media. Lengkap sudah. Parade kebahagiaan dari orang-orang sekitar. Tentang pertemuan hangat dan intim dengan teman dan keluarga. Tentang…

Read more Mata yang Menipu

Longing

Tanpa di sadari, kita senantiasa menjalani hidup ini dengan ‘auto-pilot’. Raga kita menjalani aktivitas sehari-hari seperti berjalan kaki, naik kendaraan, makan, minum, dan sebagainya, tetapi “kita tidak benar-benar hadir di sana”. Physically we are doing regular stuffs but our mind was venturing elsewhere. We are not present. We are either strolled back to the past,…

Read more Longing

Kunci

Being consistent and discipline is hard. That is why greatest people alive are always a few among many. Because to do such consistency and discipline so just plain hard. Ada yang bilang kalo disiplin dan konsistensi itu di dorong oleh yg namanya ‘Purpose’. Bahasa Indonesianya mungkin “Maksud” atau “Tujuan” tapi somehow dua kata ini tidak…

Read more Kunci

Menempa Diri

Sepertinya memang benar. Adalah sulit untuk konsisten ketika reward yg kita inginkan tidak segera datang. Betapa sulitnya mendidik diri ini untuk menghargai proses yang panjang dan berkesinambungan. Betapa laparnya diri ini akan sesuatu yg serba instan dan cepat, tanpa melibatkan usaha yg banyak. Sungguh berbahaya. Secara tidak sadar, kecenderungan ini melemahkan integritas diri, mengkerdilkan keteguhan…

Read more Menempa Diri

I am My Own Worst Enemy

Manusia seumur hidup gak berhenti diuji integritasnya. Setiap hari. Setiap saat. Kalau pun gak ada orang lain yg ngeh, keutuhan pribadi itu tetep diawasi oleh sang hakim yg ada di dalam diri sendiri. Konsekuensi dari sistem “free will” yg di-install ama Tuhan. Kita sebagai manusia jadi selalu punya pilihan untuk melenceng dari apa yg sudah…

Read more I am My Own Worst Enemy

[Old-Post] The Last Samurai : Reflecting to the Now, where Devotion is Scarce

Film lain yang memberi impact cukup dalam menurut saya adalah film-nya Tom Cruise, The Last Samurai (2003). Ada satu kalimat yang sampai detik ini masih terngiang-ngiang di benak yaitu : “They are an intriguing people (mengacu ke orang-orang di desa Samurai), from the moment they wake.. They devoted themselves to the perfection of whatever they…

Read more [Old-Post] The Last Samurai : Reflecting to the Now, where Devotion is Scarce